Moment Tragis yang Menimpa Schumacher


Siapa yang tidak kenal Schumacher, yang telah menulis peristiwa di dunia balap Formula 1 dengan rekor emas jadi 7 kali juara dunia. Tentu dapat amat susah bagi pembalap Formula 1 lainnya untuk menyamai rekor kemenangan Schumacher dengan 91 kemenangan. Saya pernah bersua dengan seorang ibu Jerman yang bekerja di administrasi kampus di Universitas Halle. Pada selagi itu, Schumacher berada di ujung puncak emas. Sang ibu berikan jelas bagaimana dia menangis setiap kali Schumacher tidak memenangkan perlombaannya, dan kemudian dia kebanyakan tidak datang kerja pada hari berikutnya sebab dia tidak bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya. Mustahil untuk mengayalkan apa yang terjadi pada ibu ini ketika Schumacher mengalami kecelakaan dengan efek layaknya kesehatan Schumacher yang berlanjut hingga hari ini.

Pada 29 Desember, moment tragis yang menimpa Schumacher berusia tiga tahun. Tidak banyak orang jelas secara rinci bagaimana situasi aktual dan pertumbuhan kesehatan pembalap Formula 1 telah jadi yang paling sukses didalam peristiwa sejak pembaruan terjadi pada 29 Desember 2013. Schumacher mengalami kecelakaan selagi bermain ski di pegunungan Alpen yang merupakan hobi lain yang ia sukai. yang paling. Sebagai akibat dari insiden itu, kepalanya menabrak tebing dan dia koma sepanjang sebagian waktu. Setelah nyaris 1 tahun dirawat di tempat tinggal sakit, Schumacher, yang pada 48 Januari, pada akhirnya bisa meninggalkan tempat tinggal sakit untuk dirawat di rumah.

Ketidaktahuan umum perihal standing kesehatan Schumacher hingga selagi ini memang merupakan bagian dari privasi keluarga. Untuk keluarga, masalah kesehatan Schumacher bukan domain publik dan mereka tetap dirawat oleh keluarga. Menurut manajernya, Schumacher menjaga privasinya, termasuk selagi ia mencapai puncak karirnya di balapan paling bergengsi ini. Dia amat mengantarai kehidupan pribadinya dari kehidupan publiknya sebagai tidak benar satu atlet yang paling diidolakan. Terinspirasi oleh tokoh luar biasa dari Schumacher ini, keluarga ini menciptakan gerakan nirlaba untuk menunjang orang lain melakukan kegiatan kemanusiaan.

Gerakan ini diciptakan untuk merayakan kesetiaan penggemar Schumacher lewat kegiatan layaknya pameran, kegiatan tempat sosial dan kegiatan lainnya, serta tempat pertemuan bagi para penggemarnya. Gerakan yang disebut “Keep Figthing” ini ditujukan untuk merayakan karakter, kinerja, dan dorongan Schumacher, yang tetap menyala. Melalui forum ini diharapkan gerakan yang tidak bergerak bisa ditularkan kepada orang lain yang mengalami hambatan dan perihal yang tidak di inginkan untuk menegakkan harapan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *